AFP/JALAA MAREY

Beberapa pelancong berdiri di sebelah patung siluet seorang tentara Israel di sebuah pos tentara di Gunung Bental di Dataran Tinggi Golan, Jumat (22/3/2019). Pemerintah Suriah mengecam keras rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengakui aneksasi Israel atas Dataran Tinggi Golan.

Tak hanya terkait status Tepi Barat, rencana perdamaian Timur Tengah usulan Presiden Donald Trump kemungkinan juga tidak akan memakai solusi dua negara.

Harian The Washington Post menulis, Pemerintah AS akan segera meluncurkan apa yang disebut "Kesepakatan Abad Ini" untuk perdamaian Timur Tengah. Kesepakatan ini sangat memuaskan Israel dan membuat Palestina kian terpojok karena akan kehilangan Jalur Gaza dan Tepi Barat, yang direbut Israel lewat perang tahun 1967.

Jika Palestina menolak tawaran perdamaian yang diajukan Trump, menurut The Washington Post, Pemerintah AS akan memberhentikan semua bantuan keuangan yang diterima Pemerintah Palestina. Jika Pemerintah Palestina menerima, tetapi Hamas dan Jihad Islami menolak, pemimpin kedua kelompok itu akan menjadi target Israel.

Maret lalu, saat berkunjung ke AS, PM Israel Benjamin Netanyahu mendapat "hadiah" dari Presiden Trump. Saat bertemu, Trump menandatangani pernyataan bahwa AS mengakui Golan sebagai wilayah teritorial Israel.

Padahal, Dataran Tinggi Golan, Jalur Gaza, dan Tepi Barat merupakan wilayah Palestina. Israel menduduki Dataran Tinggi Golan, Tepi Barat, dan Jalur Gaza pada perang Arab-Israel tahun 1967. Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) Nomor 242 dan 338 menyerukan Israel mundur dari semua wilayah yang diduduki melalui kekuatan militer tersebut.

Sebetulnya, apa isi kesepakatan itu masih belum jelas benar. Namun, dengan mendorong Israel mengontrol sebagian wilayah Palestina, berarti solusi dua negara tak lagi menjadi tujuan. Untuk memperkuat keberadaannya di Tepi Barat, sejak 2017 Israel meningkatkan belanja untuk perluasan pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat hingga 39 persen. Data pemerintah menyebutkan, pada 2017, Israel membelanjakan dana di Tepi Barat 1,65 miliar shekel atau 459,8 juta dollar AS dari 1,19 miliar shekel pada tahun 2016. Di Tepi Barat terdapat 400.000 penghuni permukiman Yahudi dan 2,9 juta warga Palestina (Kompas, 15/5/2019).

Pada Maret 2018, The New York Times pernah membuat laporan yang mirip. Bahwa terkait perdamaian di Timur Tengah, "Kesepakatan Abad Ini tidak akan menyerukan solusi dua negara sebagai salah satu tujuannya meski itu akan menentukan jalur untuk penciptaan dua negara."

Keberanian Israel mengalokasikan dana di Tepi Barat tak lepas dari keterpilihan Trump. Namun, apakah kesepakatan ini akan mendapat dukungan dari negara di kawasan?