Cari Blog Ini

Rabu, 25 Januari 2017

Citayam yang Suram//AC Bermasalah//Mobil Bermasalah//Jaringan Rusak (Surat Pembaca Kompas)

Citayam yang Suram

Saya warga Pekanbaru, Riau. Setiap berkunjung ke Ibu Kota—meski punya banyak saudara tinggal di berbagai pelosok Jabodetabek—saya memilih menginap di perumahan LIPI di daerah Citayam, Bogor.

Citayam adalah suatu daerah di perbatasan antara Depok dan Bogor. Cuacanya masih cukup adem jika dibandingkan dengan Jakarta. Masyarakatnya juga ramah. Saling bertegur sapa, seperti warga London di Eropa.

Namun, kesan saya, Citayam seperti tidak punya pemimpin. Tidak seperti daerah-daerah lain dalam wilayah Kabupaten Bogor yang sudah mulai bersolek, kondisi Citayam begitu-begitu saja. Ada sebagian jalan mulus, tetapi ada sekitar 10 meteran yang rusak parah, yaitu antara Gang Langgar dan persimpangan arah ke Bojong Gede. Jalan ini sering membahayakan pengendara sepeda motor, yang bisa jatuh apabila tidak berhati-hati.

Jalan yang lain sempit karena rumah, ruko, dan kedai penduduk seperti tidak diatur sesuai IMB. Para pedagang memajang dagangan di pinggir jalan, bagian belakang dijadikan gudang. Tidak peduli dagangan itu bikin macet.

Sungai di samping jalan juga tidak dikelola dengan baik. Sampah-sampah tersangkut di kiri kanannya. Airnya keruh dan bau. Meski Sungai Siak di Pekanbaru airnya kecoklatan, tetapi bersih. Begitu juga Pasar Citayam. Kotor dan bau pesing. Air comberan tumpah ke jalan.

Semua penumpang kereta api begitu keluar stasiun akan melihat pemandangan sumpek dan merisaukan ini. Padat dan sempit. Kendaraan merayap bagai siput.

Saran saya, bebaskan semua bangunan di pinggir sungai. Buat garis sepadan 25-30 meter jadi area resapan hijau. Untuk mengelola pedagang yang tergusur, bangun beberapa jembatan di atas sungai, jadikan tempat menampung pedagang yang tergusur dengan aturan yang jelas dan tegas.

Dengan demikian, Jalan Raya Citayam kembali lebar dan bisa dibuat dua lajur. Terima kasih.

PANDU SYAIFUL, PERUM CENDANA, BALAI RAJA, PEKANBARU, RIAU

AC Bermasalah

Pada 21 September 2016 saya membeli AC Midea tipe MSF-05CRN1 di Hypermart Gading Serpong. Saya percaya mutu dan kualitasnya karena pernah pakai sebelumnya.

Namun, masalah muncul setelah unit dipasang. Ternyata AC tidak dingin. Dicek oleh teknisi Midea, disimpulkan bahwa kompresor AC bermasalah.

Saya tenang saja karena percaya akan layanan purnajual Midea yang bergaransi lima tahun. Namun, yang terjadi sebaliknya. Sampai saat ini, 2017, katanya belum ada unit pengganti. Padahal, kenyataannya, unit yang sama masih dijual di gerai ternama.

Mohon perhatian dan tanggung jawab pihak Midea.

ERWIN KURNIAWAN, VIRGINIA VILLAGE FERRUM 11, GADING SERPONG/P>

Mobil Bermasalah

Saya pemakai Fortuner Diesel VNT sejak September 2012. Dari awal pemakaian, sudah ada keluhan mesin yang menggelitik, ditangani bengkel Auto 2000, bahkan TAM waktu itu. Mereka menyimpulkan, hal tersebut normal dan akan hilang sendiri.

Selanjutnya muncul asap putih tebal dari knalpot saat dihidupkan pada pagi hari, berlangsung sekitar 5 menit. Keluhan ditangani bengkel resmi Toyota lainnya (Astrido) dari sejak 10.000 kilometer. Karena terus berulang, silinder head danturbo diganti. Namun, sampai sekarang hal itu masih berlangsung.

Terakhir terjadi rembesan oli mesin. Oli mesin harus ditambah secara berkala karena terus berkurang secara signifikan. Saat ini mobil telah mencapai 78.000 km dan turun mesin. Menurut bengkel, perlu penggantian fuel injector, ring piston,packing, dan lain-lain dengan biaya besar.

SETIAWAN DARMAWIDJAJA, TAMAN BRITANIA, LIPPO KARAWACI

Jaringan Rusak

Saya pelanggan MNC Play nomor 1000187945 sejak awal Januari 2017. Pada 16-19 Januari layanan internet ataupun televisi mati total. Setiap kali menelepon, jawabannya selalu, "Mohon maaf, ada kerusakan kabel di Cengkareng. Sedang diperbaiki."

Tidak ada solusi bagi pelanggan sampai kapan kerusakan ini bisa diselesaikan. Memang pihak layanan pelanggan sudah mengontak saya via telepon ataupun e-mail, tetapi tidak ada kejelasan pasti sampai kapan kerusakan akan terjadi.

TJOE EUGENE, TAMAN SEMANAN IDAHO, CENGKARENG, JAKARTA BARAT

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 25 Januari 2017, di halaman 7 dengan judul "Surat Kepada Redaksi".


Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger