Warga perumahan Kota Wisata dan warga lain yang menggunakan akses jalan kompleks Kota Wisata, bertahun-tahun dipaksa memutar sejauh hampir 2 kilometer, hanya untuk dapat keluar dari Kota Wisata menuju ke jalan alternatif Cileungsi arah Cibubur.
Putaran tersebut melewati dua jembatan yang bisa mengurangi umur ekonomis kedua jembatan. Kerugian lain adalah pemborosan bagi rakyat dan negara. Karena itu, saya mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menghidupkan dan mengatur persimpangan di depan Kota Wisata dengan lampu lalu lintas.
Seandainya untuk pembuatan itu perlu bantuan swadaya masyarakat, mohon diinformasikan agar kami mulai mengumpulkan dananya. Kami tak merasa perlu melibatkan pengembang karena sudah lama mereka abai dalam hal ini.
JOHAN S BRAHMANA, WARGA KOTA WISATA
Investasi Rumah
Berawal dari niat berinvestasi, saya membeli rumah di lokasi perumahan baru Grand Mekarsari Residence.
Saya membayar uang pemesanan Rp 3 juta pada 6 Februari 2016 dan menyerahkan seluruh dokumen untuk keperluan kredit pemilikan rumah (KPR) pada 9 Februari. Saya juga membayar uang muka tahap pertama Rp 1,75 juta pada 25 Februari 2016.
Pihak pemasaran Ibu Helena selalu menginformasikan bahwa seluruh proses untuk mendapatkan KPR akan dibantu. Namun, setelah sebulan (8 Maret) saya baru mendapat telepon dari Bank Mandiri untuk konfirmasi. Ternyata data saya baru diserahkan pihak Grand Mekarsari Residence (GMR) pada 4 Maret. Saya sudah mengungkapkan kekecewaan kepada Ibu Helena dan Bapak Oky selaku supervisornya.
Namun, tak ada lagi kabar dari GMR ihwal KPR saya. Akhirnya saya meminta GMR ke bank mana saja KPR saya diajukan dan menelepon sendiri masing-masing bank. Ternyata dari Bank BTN dan Bank Mandiri sudah ditolak, tetapi pihak GMR malah belum tahu. Jadi, di mana janji GMR untuk membantu?
Akhirnya saya memutuskan batal membeli rumah dan meminta uang muka yang sudah saya bayar dikembalikan sesuai perjanjian. Ternyata hak saya baru bisa dikembalikan 2-4 minggu, padahal hanya Rp 1,75 juta.
Pada 22 April saya tanyakan lagi, karena tidak ada niat baik GMR mengabarkan kelanjutan proses pengembalian uang saya.
Pada 23 April mereka menyanggupi untuk membayarkan dana tersebut pada 28 April. Saya menolak dan meminta mereka mentransfer dana pada 23 atau 24 April.
RONALD A LUMANKUN, KOMPLEKS PERSADA KEMALA, JAKA PERMAI, BEKASI
Kecewa Dispenser
Pada 19 Maret 2016 saya membeli dispenser merek Sanken di Hypermart Pejaten Village. Setelah tiba di rumah, dispenser langsung saya operasikan sesuai buku petunjuk.
Namun, air yang keluar dari bagian air dingin ternyata tidak dingin. Suhu air tetap normal, bahkan cenderung hangat.
Merasa ada yang tidak beres, saya menelepon pusat layananSanken. Teknisi datang dan mengatakan, ada yang bocor. Selanjutnya ia membawa dispensertersebut ke pusat perawatan karena ada komponen yang harus diganti, dan berjanji mengembalikan setelah perbaikan.
Namun, setelah menunggu sampai sebulan, dispenser belum juga diantar kembali. Sudah tiga kali saya bertanya, tetapi selalu mendapat jawaban, "Sedang diuji coba, dan ternyata masih juga bermasalah."
Mengapa tidak diganti baru saja? Sungguh mengecewakan.
ANNA DEWI W, JL MOH KAFI II, JAGAKARSA, CIPEDAK, JAKARTA SELATAN
Jabatan Hillary Clinton
Membaca harian Kompas, Kamis (28/4), halaman 11, saya menemukan penulisan yang salah untuk jabatan Hillary Clinton sebelumnya. Di halaman tersebut (dalam tabel), former secretary of statediterjemahkan sebagai "mantan sekretaris negara". Padahal, seharusnya adalah "mantan menteri luar negeri".
Akan tetapi, saya juga ingin menyampaikan apresiasi atas berita-berita internasional yang semakin baik dan ditulis dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tidak terasa sebagai berita hasil terjemahan.
Saya juga berterima kasih atas liputan seputar proses pemilihan pendahuluan calon kandidat presiden Amerika Serikat.
TEGUH KARYANTO PRASETYO, JL MURTADHO, SALEMBA, JAKARTA PUSAT
Catatan Redaksi:
Terima kasih atas koreksi dan apresiasi Anda.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 9 Mei 2016, di halaman 7 dengan judul "Surat Kepada Redaksi".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar