Mungkin sekarang orang terperenyak dan kaget, PSSI dibekukan Menpora, tak ada sanksi dari FIFA. Pengurus FIFA juga manusia. Kini, semua harus belajar. Pejabat FIFA saja bisa ditangkap polisi karena menerima suap dan korupsi.
Saya tak sependapat, acap kali terjadi masalah di PSSI, lantas lembaganya dibekukan. Yang benar tentu saja masalahnya diselesaikan. Belajarlah kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan melaporkan yang diduga korupsi kepada aparat penegak hukum, bukan membekukan lembaganya.
Dengan membekukan lembaga, banyak pemain, pelatih, dan suporter yang dirugikan. Kesannya pemerintah juga enggan berdialog menyelesaikan masalah. Saya tak yakin PSSI bentukan baru dapat berbuat lebih baik daripada pengurus sebelumnya.
Liga harus jalan. Klub-klub sepak bola sudah mengeluarkan miliaran rupiah untuk melatih dan merekrut pemain, sementara kompetisi dibatalkan.
PAULUS MUJIRAN, JALAN BOROBUDUR UTARA III/4, MANYARAN, SEMARANG
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 6 Juni 2015, di halaman 7 dengan judul "Surat kepada Redaksi ".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar