Cari Blog Ini

Bidvertiser

Rabu, 24 Juni 2015

TAJUK RENCANA: Perjuangan Berat Afganistan (Kompas)

Menciptakan perdamaian dan kedamaian adalah perjuangan berat yang harus dilakukan pemerintahan Presiden Afganistan Ashraf Ghani.

Serangan dengan menggunakan bom mobil yang dilakukan oleh Taliban terhadap gedung parlemen di Kabul, hari Senin lalu, adalah salah satu bukti bahwa masalah keamanan masih menjadi problem besar dan utama Afganistan. Aksi Taliban itu segera memicu terjadinya baku tembak antara aparat keamanan dan anggota Taliban di tempat tersebut, yang menewaskan seorang ibu dan seorang anak, melukai 40 orang lainnya.

Secara jelas dan pasti, serangan tersebut membuktikan pula bahwa kelompok Taliban tetap menjadi masalah utama penyebab belum terciptanya perdamaian dan kedamaian di negeri yang bertahun-tahun dikoyak-koyak perang saudara itu. Serangan itu juga menegaskan bahwa kelompok Taliban tetap masih punya gigi, masih punya kekuatan yang mampu mengacaukan pemerintahan pimpinan Presiden Ashraf Ghani, yang baru dilantik September 2014.

Ketika serangan terjadi, para anggota parlemen tengah membahas usulan nama calon menteri pertahanan yang diajukan pemerintah. Ini kali ketiga pemerintah Ashraf Ghani mengajukan nama calon menteri pertahanan ke parlemen. Dua calon sebelumnya ditolak parlemen. Calon ketiga adalah Mohammad Masoom Stanekzai, yang sebelumnya adalah seorang tokoh terkemuka yang menjadi anggota Dewan Perdamaian Tinggi. Dewan bertugas menjalin hubungan dan perundingan dengan Taliban untuk mengusahakan perdamaian dan rekonsiliasi nasional.

Sejak Ashraf Ghani dilantik, Afganistan negeri yang dirobek-robek perang saudara, negeri yang jauh dari rasa aman, tidak memiliki seorang menteri pertahanan. Apakah peristiwa penyerangan dengan bom mobil itu nantinya akan mendorong parlemen segera menyetujui Mohammad Masoom Stanekzai menjadi menteri pertahanan yang baru? Barangkali bisa demikian, mengingat peran calon menteri pertahanan selama ini membangun hubungan dengan Taliban. Jadi, diharapkan dengan terpilihnya Mohammad Masoom Stanekzai akan mendorong dan mempercepat terciptanya rekonsiliasi nasional.

Selama belum tercapai perdamaian dan belum terwujud rekonsiliasi antara pemerintah dan Taliban, perdamaian dan kedamaian tidak akan terwujud di Afganistan. Akibat lanjutannya sangat banyak. Usaha pemerintah Ashraf Ghani untuk membangun Afganistan sebagai negeri demokratis pun sulit terwujud. Apalagi mengusir kemiskinan dan menciptakan kemakmuran.

Membangun saling percaya antara pemerintah dan Taliban adalah langkah awal yang perlu segera diciptakan untuk bisa mengambil langkah-langkah selanjutnya. Tanpa hal itu, niscaya Afganistan akan tetap membara.

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 24 Juni 2015, di halaman 6 dengan judul "Perjuangan Berat Afganistan".


Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger