Cari Blog Ini

Bidvertiser

Rabu, 29 Januari 2014

TAJUK RENCANA NSA Juga Lakukan Spionase Industri (Kompas)

BOLA salju yang digelindingkan Edward Snowden, mantan pega-wai kontrak Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), masih terus bergulir.
Dalam sebuah wawancara yang disiarkan ARD, televisi publik Jerman, Minggu (26/1) malam, Snowden mengatakan, NSA tidak membatasi kegiatan mata-matanya hanya pada isu-isu keamanan. NSA juga aktif dalam spionase industri dan akan mengambil data intelijen apa pun yang bisa diperolehnya.

Snowden menyebut nama perusahaan terkemuka Jerman, Siemens, sebagai salah satu sasaran aksi mata-mata NSA. "Kalau ada informasi di Siemens yang menguntungkan bagi kepentingan nasional—bahkan jika tidak ada hubungannya dengan keamanan nasional—mereka tetap akan mengambil informasi itu," ujar Snowden, yang menurut ARD, diwawancarai di Rusia, tempat Snowden mendapatkan suaka sementara. Sayangnya, ia tidak menyebutkan apa yang dilakukan NSA dengan informasi yang diperoleh dari Siemens.

Tidak jelas apakah masih ada informasi lain yang akan dibocorkan oleh Snowden. Sebab, menurut dia, ia tak lagi memiliki dokumen NSA karena telah menyerahkan semuanya kepada sejumlah wartawan pilihan. Ia juga mengaku tidak lagi memiliki pengaruh lebih lanjut terkait dengan publikasi dokumen tersebut.

Menarik untuk mengikuti sejauh mana aktivitas NSA dan seberapa luas kegiatan spionase NSA akan dibocorkan. Ini yang masih kita tunggu.

Daya rusak bola salju tentang spionase NSA memang tak lagi sebesar ketika pertama-tama kegiatan spionase yang dilakukan oleh NSA itu dibocorkan Snowden. Meskipun demikian, hal itu tetap mencoreng wajah NSA.

Apalagi sebelumnya, harian The New York Times bulan ini melaporkan bahwa NSA memasang peranti lunak di hampir 100.000 komputer di seluruh dunia sehingga memungkinkan badan itu melakukan pengawasan.

Sesungguhnya tidak ada yang baru dengan spionase industri, banyak negara juga melakukannya. Dalam pameran dirgantara atau pameran otomotif kita kerap terkejut ketika menemukan banyaknya kemiripan dalam produk-produk yang dipamerkan. Yang berbeda hanyalah kegiatan yang dilakukan secara diam-diam oleh NSA itu diungkapkan kepada publik.

Aksi pembocoran kegiatan spionase NSA yang dilakukannya, menurut Snowden, membuat para pejabat Amerika Serikat ingin membunuhnya. Kendati demikian, ia tetap bisa tidur nyenyak karena yakin bahwa membocorkan aktivitas NSA itu hal yang benar.

Menarik untuk mengkaji, mengapa Rusia hanya memberikan suaka sementara kepada Snowden....

Sumber: http://print.kompas.com/KOMPAS_ART0000000000000000004447317
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger