Jurang yang tercipta antara kubu Merkel, yaitu Uni Kristen Demokrat (CDU) dan Uni Kristen Sosial (CSU), dan Partai Sosial Demokrat (SPD) sungguh lebar. Keduanya bersitegang dalam sejumlah isu, bahkan sebelum perundingan koalisi besar dimulai. Kubu Merkel dijadwalkan bertemu kubu SPD pada 7-12 Januari.

Perbedaan utama adalah dalam masalah migran. Sejak kebijakan terbuka Merkel pada 2015 yang menampung hampir sejuta imigran dari Suriah, popularitas CDU/CSU anjlok. Kini, mereka mencanangkan kebijakan yang lebih ketat, hanya akan menerima 65.000 migran setiap tahun, turun drastis dari rencana sebelumnya, yakni 200.000 migran. Sebaliknya, SPD menginginkan tidak ada pembatasan kuota migran. SPD juga menolak pendeportasian imigran yang telah tinggal selama dua tahun di Jerman dan patuh pada aturan hukum.

CDU/CSU juga berlawanan dalam masalah pajak korporasi. Kubu Merkel menginginkan pajak korporasi diturunkan sehingga bisa memberdayakan ekonomi di wilayah tertinggal. Sebaliknya, SPD menginginkan pajak dinaikkan untuk golongan kaya dan korporasi, serta dananya digunakan untuk bidang kesehatan dan pendidikan. Kedua kubu juga berbeda dalam masalah anggaran militer dan NATO serta reformasi ekonomi di Uni Eropa.

Bagi SPD, gagal dalam perundingan tidak akan membawa dampak politis besar karena sejak awal partai ini telah menekankan akan menjadi oposisi. Sebaliknya, bagi CDU/ CSU, dampaknya akan besar, khususnya bagi kredibilitas Angela Merkel. Opsi yang tersisa adalah apakah CDU/CSU akan membentuk pemerintahan minoritas dengan Partai Hijau (total sekitar 42 persen) atau melakukan pemilu baru.

Merkel menyatakan lebih memilih pemilu baru. Pilihan ini bukan tanpa konsekuensi. Jajak pendapat terakhir menunjukkan hampir separuh responden menginginkan ia mundur sebagai kandidat kanselir jika kali ini gagal membentuk pemerintahan setelah pemilu September 2017.

Pemilu baru juga akan membuka risiko yang tidak diinginkan, yaitu semakin meningkatnya perolehan suara bagi partai ekstrem kanan, Alternatif untuk Jerman (AfD). Risiko ini disadari sepenuhnya, baik oleh CDU/CSU maupun oleh SPD. Pertimbangan ini pula yang membuat SPD bersedia berunding.