Cari Blog Ini

Bidvertiser

Sabtu, 07 November 2015

Cor Beton Separuh Jalan//Pengembalian Dana//Uang Transfer Tak Sampai (Surat Pembaca Kompas)

Cor Beton Separuh Jalan

Sepotong jalan tanpa nama yang menghubungkan Jalan Kemajuan dengan Jalan M Saidi di Kelurahan Petukangan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, mendadak ramai ketika Jalan Tol Lingkar Luar beroperasi. Jalan yang biasanya cuma menjadi akses ke pembuangan sampah itu, kemudian menjadi jalan potong yang memperpendek jarak menuju jalan tol.

Namun, sejak dicor beton jalan itu justru menjadi sumber kemacetan. Pagi, siang, dan malam, antrean kendaraan mengular sampai ke pinggir jalan tol maupun sepanjang Jalan M Saidi. Pasalnya, sepotong dari jalan itu—di bagian ujung di sisi pompa bensin—hanya dibeton separuh badan jalan. Akibatnya mobil harus bergantian untuk bisa lewat.

Jalan lama yang tidak dibeton, tidak cukup dilewati mobil. Demikian pula sebaliknya. Jalan yang sudah dibeton, hanya cukup untuk satu mobil. Selain bergantian, mobil juga harus ekstra hati-hati agar tidak terjeblos karena jalan beton cukup tinggi, 20 sentimeter dari badan jalan lama.

Tidak jelas apa masalah yang membuat pembetonan jalan itu berhenti sebelum seluruh jalan tuntas dikerjakan. Memang ada berbagai informasi berseliweran, namun yang pasti pemerintah daerah yang telah membeton jalan itu tidak bertanggung jawab terhadap kelancaran lalu lintas dan keselamatan warga yang melintas.

Korban mobil terjeblos sudah beberapa kali terjadi, mohon pembetonan jalan itu bisa segera dituntaskan.

RINI, PETUKANGAN SELATAN, JAKARTA 12270


Pengembalian Dana

Bersama ini kami sampaikan jawaban atas Surat Pembaca di Kompas, Selasa (27/10), yang dikirim Bapak Rajesh.

Terkait dengan pengembalian dana, saya selaku perwakilan dari Ezytravel.co.id meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami telah mengklarifikasi kepada Bapak Rajesh mengenai prosedur pengembalian dana pembelian tiket pesawat tersebut dan sudah kami informasikan bahwa awal November ini dana sudah bisa dikembalikan ke rekening Bapak Rajesh.

NOOR AINI RACHMAWATI, PR & ADVERTISING EZYTRAVEL.CO.ID, JL KH SAMANHUDI 22C PASAR BARU, JAKARTA 10710


Uang Transfer Tak Sampai

Saya Saherman, pemilik rekening nomor 20201023561xx Bank CIMB Niaga Cabang Menteng, Jakarta Pusat.

Pada 22 September 2015, dengan menggunakan fasilitas internet bankingCIMB Clicks, saya mentransfer uang sejumlah Rp 2,5 juta ke saudara saya di rekening Bank Muamalat Indonesia. Namun, uang yang dikirim tidak sampai ke rekening tujuan karena nomor rekening tujuan sudah berubah.

Nomor rekening yang dituju adalah 9010667899 atas nama Hafidz Tafzani. Sebelumnya saya pernah mengirim uang ke nomor yang sama, sehingga nomor rekening ini tersimpan secara otomatis di "Favorite Account (This transfer is from you, to your favorite people)" oleh sistem CIMB Clicks dan bisa diakses pada transfer berikutnya.

Saya menelepon ke saudara saya, memastikan apakah uang sudah diterimanya pada 24 September, dan ternyata belum. Lalu saya menelepon dari Canberra, Australia, untuk pengaduan ke nomor +612129978888 pada 23 September, 24 September; 1, 6, dan 22 Oktober.

Semua operator yang menjawab menyatakan bahwa pengaduan ini sudah diproses dan saya harus menunggu sekitar lima hari kerja untuk pengembalian uangnya. Pengaduan terakhir pada 22 Oktober, juga meminta saya menunggu tiga hari kerja dan sampai hari ini pun uang belum kembali ke rekening saya.

Saya dan saudara saya sudah mengadukan persoalan ini ke Bank Muamalat Indonesia pada 24 September dan mereka menyatakan tidak ada uang yang masuk. Oleh karena itu, Bank CIMB Niaga yang seharusnya mengurus pengembalian uang.

Operator Bank CIMB Niaga pada tanggal yang sama juga menyatakan akan mengurus pengembalian uang karena pengiriman uang antarbank dilakukan dengan menggunakan jaringan ATM Prima.

Entah sampai kapan uang saya dikembalikan, padahal uang itu saya tujukan untuk berkurban dan Idul Adha, 24 September, sudah lama berlalu. Bahkan, kalau dihitung-hitung, pulsa yang saya keluarkan untuk menelepon ke CIMB Niaga di Indonesia sudah mendekati nilai uang yang dikirim dan tak pernah sampai itu.

Sebagai nasabah, saya merasa kecewa dengan pelayanan Bank CIMB Niaga.

SAHERMAN, PASPOR W 778793 CANBERRA

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 7 November 2015, di halaman 7 dengan judul "Surat Kepada Redaksi".


Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger