Cari Blog Ini

Bidvertiser

Jumat, 16 Mei 2014

TAJUK RENCANA: Demo Vietnam Bisa Ganggu Kawasan (Kompas)

DEMONSTRASI anti Tiongkok di Vietnam terus meluas. Situasi ini tidak dapat dibiarkan terus berlanjut karena berpotensi mengacaukan kawasan.
Kamis (15/5) kemarin, diberitakan, massa yang terdiri atas 1.000 orang menyerbu sebuah pabrik baja milik Taiwan di Vietnam dan memburu para pekerja Tiongkok. Tercatat, satu pekerja Tiongkok tewas. Para pendemo juga membakar pabrik baja itu. Dalam aksi demonstrasi selama empat hari itu, lebih dari selusin pabrik di Vietnam dibakar.

Aksi demonstrasi anti Tiongkok di Vietnam itu dipicu oleh bentrokan antara kapal penjaga pantai Vietnam dan Tiongkok di wilayah yang dipersengketakan kedua negara di dekat Kepulauan Paracel, Laut Tiongkok Selatan.

Perusahaan Tiongkok melakukan kegiatan pengeboran gas dan minyak di perairan yang diklaim Vietnam masuk dalam landas kontinen dan zona ekonomi eksklusifnya. Bukan itu saja, Tiongkok juga menempatkan 83 kapal untuk mengawasi kegiatan itu. Vietnam tidak tinggal diam. Kapal-kapal penjaga pantai Vietnam segera membayang-bayangi kapal-kapal Tiongkok itu.

Kapal Tiongkok kemudian menggunakan meriam air untuk menghalau kapal-kapal Vietnam. Namun, bukannya menjauh, kapal Vietnam pun membalas serangan itu sehingga terjadilah perang meriam air di antara kedua kapal dari dua negara itu. Tidak hanya itu, beberapa kapal Tiongkok dan Vietnam pun berbenturan. Semula ada kekhawatiran insiden di Laut Tiongkok Selatan itu dapat memicu pecahnya konflik terbuka.

Seperti kita ketahui, Vietnam bukanlah negara yang mudah digertak. Perancis, Amerika Serikat, dan bahkan Tiongkok sendiri mengetahui hal itu. Awal 1979, Tiongkok menyerang Vietnam dengan alasan untuk memberikan pelajaran karena Vietnam menginvasi Kamboja. Setelah berlangsung selama 27 hari, akhirnya Tiongkok menarik pasukannya dari Vietnam, dan menyatakan pemberian pelajaran terhadap Vietnam telah selesai, walaupun saat itu Vietnam tetap mempertahankan kehadiran pasukannya di Kamboja.

Namun, ternyata kekhawatiran akan munculnya konflik terbuka di Laut Tiongkok Selatan tidak terjadi. Insiden di Laut Tiongkok Selatan itu malahan menyulut munculnya demonstrasi anti Tiongkok secara besar-besaran di Vietnam. Demonstrasi anti Tiongkok di Vietnam itu tidak dapat dibiarkan terus berlanjut karena bisa memicu pelarian besar-besaran tenaga kerja Tiongkok dan juga keturunan Tiongkok dari Vietnam, seperti yang terjadi tahun 1978.

Kita berharap Pemerintah Vietnam segera meredam aksi demonstrasi anti Tiongkok itu. Jika tidak, dikhawatirkan kawasan ini akan dibanjiri kembali oleh pengungsi dari Vietnam.

Sumber: http://print.kompas.com/KOMPAS_ART0000000000000000006644027
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger