Cari Blog Ini

Bidvertiser

Selasa, 16 Februari 2016

Surat untuk Dirjen Pajak//Parkir di PIK//Tanggapan PT Pos Indonesia//Tanggapan Bank CIMB Niaga (Surat Pembaca Kompas)

Surat untuk Dirjen Pajak

Mewakili para pedagang kecil atau kios di pasar-pasar yang dikelola PD Pasar Jaya dan pasar tradisional lain, saya mengajukan keberatan atas keharusan menyetor pajak melalui fasilitas telepon perbankan (phone banking) atau lewat internet. Alasannya, hal itu hanya akan menambah beban dan masalah bagi kami.

Saya mengusulkan agar kami, para pedagang kecil yang berusaha sendiri, masih diperkenankan menyetor uang pajak ke kantor pos terdekat.Penyetoran pajak lewat phone banking hanya diwajibkan bagi wajib pajak pemilik usaha berbadan hukum (PT atau CV) atau pedagang besar yang menggunakan pembukuan.

Awal tahun adalah masa kami melaporkan surat pemberitahuan (SPT). Namun, sampai awal Februari 2016, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) belum dapat menerima pelaporan kami. Padahal, jika pelaporan baru dilakukan mendekati tenggat, akan ada antrean panjang di KPP dan biasanya proses pelaporan SPT makan waktu lebih lama.

Oleh karena itu, saya juga mengusulkan agar tanda terima SPT boleh manual, yang penting persyaratan dipenuhi dan boleh dilakukan di KPP mana pun.

DEKY TH

Jalan Mahoni Blok F, Jakarta Utara

Parkir di PIK

Saya adalah pemasok bahan makanan beberapa restoran di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Dalam sebulan terakhir, Januari-Februari 2016, pengelola Bukit Golf Mediterania memberlakukan tarif masuk (bukan tarif parkir) Rp 5.000 bagi setiap kendaraan.

Hal tersebut berat bagi kami para pemasok, karena kebijakan itu juga berlaku bagi kami dan mengacaukan pengelolaan omzet. Dapat dibayangkan, berapa rupiah yang harus kami keluarkan dalam sebulan jika dalam sehari kami harus keluar-masuk areal tersebut—3 sampai 4 kali—meski hanya untuk beberapa menit saja, untuk mendistribusikan barang di sana.

Kami sudah pernah mencoba berdialog dengan pihak pengelola yang diwakili Saudara Agus, untuk mengusahakan pengecualian biaya masuk bagi para pemasok, tetapi mereka seperti menutup pintu rapat-rapat bagi saran yang kami layangkan.

Masih banyak cara yang bisa dilakukan agar tercapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak, seperti pemberlakuan surat jalan bagi pemasok atau pemberlakuan batas waktu masuk, seperti di beberapa mal dengan membebaskan tarif masuk untuk 10 menit pertama.

Semoga pihak Bukit Golf Mediterania, Pantai Indah Kapuk (PIK), dapat mengubah kebijakan parkir yang memberatkan para pemasok ini.

MARCO TIGOR

Jalan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat

Tanggapan PT Pos Indonesia

Harian Kompas, Selasa (2/2), memuat surat Ibu Sukmawati Komala berjudul "Kecewa Layanan Pos". Dalam kesempatan ini kami informasikan bahwa Manajemen Kantor Pos Jakarta Utara telah menemui Ibu Sukmawati untuk menyampaikan permohonan maaf.

Kami juga menjelaskan tentang kiriman sertifikat anaknya yang rusak amplopnya. Ibu Sukmawati dapat memahami penjelasan tersebut dan menganggap permasalahan ini telah selesai.

Atas nama PT Pos Indonesia sekali lagi kami mohon maaf. Kami sangat menghargai masukan dari Ibu Sukmawati sebagai bahan koreksi untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan. Terima kasih atas kepercayaan Ibu menggunakan jasa PT Pos Indonesia.

AGUNG PURWANTO

Manajer Sekretariat PT Pos Indonesia Regional IV

Tanggapan Bank CIMB Niaga

Sehubungan dengan surat Bapak Rainliyus Cahya Negara yang berjudul "Sertifikat Tidak Ada di Bank" (Kompas, 27/12/2015) dengan ini kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang Bapak alami.

Bapak Rainliyus mengeluhkan belum adanya sertifikat rumah yang dibelinya meski sudah melunasi pinjaman dari fasilitas Kredit Pemilikan Rumah Niaga.

Sebagai tindak lanjut dari keluhan tersebut, kami telah menghubungi Bapak Rainliyus guna menjelaskan permasalahan yang terjadi. Hingga saat ini masalah tersebut masih dalam penanganan bank.

Dapat kami sampaikan juga bahwa masukan dan keluhan atas pelayanan CIMB Niaga dapat juga disampaikan dengan menghubungi telepon 14041 atau melalui surat eletronik: 14041@cimbniaga.co.id.

SLAMET SUDIJONO

Head of Marketing Brand & Communications

Bank CIMB Niaga

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 16 Februari 2016, di halaman 7 dengan judul "Surat Kepada Redaksi".

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger